Friday, 27 September 2013

Keputrian : Kajian, Silaturahim, Diskusi Bulanan dan Bimbel




Dept. Keputrian merupak salah satu unsur yang dibutuhkan dalam suatu organisasi. Selain untuk memberikan perhaian yang lebih kepada kaum hawa, juga untuk wadah berkumpul dan berdiskusi. Untuk itu Dept. Keputrian SEMA FSI mepunyai beberapa Program Kerja (Proker), antara lain: Kajian, Silaturahim Senior, Diskusi Bulanan dan Bimbingan belajar.

Kajian adalah salah satu program kerja yang dimiliki oleh Dept. Keputrian bekerja sama dengan Dept. Pendidikan. Insyaallah, kajian ini akan diadakan pada hari rabu setiap minggunya. Kegiatan ini akan berlangsung selama enam minggu kedepan. Kajian ini terbagi dua, yaitu; kajian internal dan kajian eksternal. Kajian internal adalah kajian yang memiliki anggota aktif dan anggota pasif. Setiap anggota aktif diwajibkan untuk membuat makalah serta rutin menghadiri kajian setiap minggunya. Sedangkan anggota pasif tidak diwajibkan membuat makalah walau menghadiri kajian ini.Kajian eksternal adalah kajian yang disajikan oleh senior syari’ah.

Dept. Keputrian juga mengadakan silaturahim. Silaturrahim ini bertujuan  mempererat ukhuwah antara pengurus dengan senior-senior yang sudah lama bergelut dalam bidang syari’ah. Silaturahim ini akan diadakan bulan Oktober setelah Idul Adha dan bulan November. Selain untuk bersilaturrahim, kesempatan ini menjadi ajang diskusi dan konsultasi bagi pengurus menuju Senat Syari’ah yang lebih baik.

Ada 2 Proker dari Dept. Keputrian yang bekerjasama dengan Dept. Pendidikan, yaitu: Diskusi bulanan dan Bimbingan belajar. Diskusi bulanan merupakan sarana bagi keputrian mengevaluasi kegiatan yang diadakan selama term satu serta mempererat ukhuwah antar pengurus keputrian setiap bulan. Seperti biasa, Bimbingan belajar adalah sarana yang disediakan oleh Dept. Keputrian bekerjasama dengan Dept. Pendidikan untuk mahasiswa/i syari’ah islamiyah, khususnya mahasiswi untuk memahami diktat Al-Azhar.



Inilah program kerja Dept. Keputrian selama term satu. Mohon doa dan dukungannya semoga bisa berjalan lancar dan bermanfaat untuk kita semua. Amin. (amel/ar)

Thursday, 26 September 2013

A Change !




Manusia sebagai hamba Allah juga dalam konteks makhluk sosial sangat sarat dengan perubahan.  Perubahan yang dimaksudkan disini tentu saja perubahan yang menjadikan pribadi lebih baik. Dalam sebuah hadist dinyatakan “Barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin maka dia beruntung. Barang siapa yang hari ini sama dengan kemarin maka dia merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih buruk daripada kemarin maka dia celaka”. Perubahan sangat diperlukan untuk membentuk “Manusia Baru”. Seorang manusia baru adalah sosok manusia yang utuh lagi seimbang di kehidupan ini, baik yang bersifat jasmani maupun rohani. Proses perubahan sepanjang hayat manusia telah dicontohkan oleh proses metamorfosis kupu-kupu, misalnya. Perhatikanlah, semula binatang ini berupa ulat yang menggelikan, bahkan mengerikan bagi sebagian orang. Tetapi ketika ia telah menjelma menjadi kupu-kupu, jadilah kini sebagai binatang yang cantik dan bermanfaat bagi penyerbukan tanaman sehingga dapat menghasilkan buah. Seperti itulah seharusnya manusia berproses. Bagaimanapun proses itu, yang penting manusia harus sampai pada tahap  khairunnâs, yaitu hamba yang banyak menebar manfaat bagi sesama dan lingkungannya.


Untuk menjadi “Manusia Baru” kita harus segera melakukan “Manajemen Diri”. Hal tersebut sangat bermanfaat di dalam “Penyadaran Diri”.  Sehingga diri kita akan mengalami “Perubahan Perilaku”.  Perubahan perilaku adalah usaha yang sungguh-sungguh dalam merubah dan memelihara diri dari segala sesuatu yang dapat merusak kepribadian dalam rangka menjaga keutuhan kepribadian tersebut.  Perubahan perilaku merupakan tujuan utama  upaya meneladani  dalam rangka percepatan perubahan tersebut.
Faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang untuk berubah diantaranya adalah usia, pendidikan, kematangan (maturity), lingkungan, dan zaman. Semakin bertambah usia seseorang, dia pasti memerlukan perubahan atas dirinya. Mulai dari ketika dia balita kemudian tumbuh memasuki jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Contohnya saja ketika kita baru lulus dari sekolah dasar dan memasuki jenjang pendidikan SMP, tentu saja kita tidak bisa lagi bersifat kekanak-kanakan. Kita mulai memasuki usia remaja dengan segala pernak-perniknya. Kemudian tumbuh menjadi dewasa, masing-masing memerlukan perubahan sesuai jenjang usia masing-masing. Faktor usia, pendidikan dan pengalaman yang ada di dalamnya akan membentuk faktor kematangan. Faktor kematangan inilah yang mendorong manusia akan dapat bersikap bijak (dewasa).
Lingkungan pun sangat berpengaruh dalam perubahan diri seseorang. Seseorang yang berpindah dari desa ke kota pasti dituntut untuk melakukan perubahan. Dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi, kebutuhan hidup, budaya hingga tingkat prestige sangat mempengaruhi seseorang tersebut untuk berubah. Ketika kita besar dalam budaya Indonesia contoh lainnya, kemudian merantau ke negeri lain mau tidak mau kita akan beradaptasi dengan budaya Negara setempat. Ketika kita merantau ke negeri kinanah ini perubahan yang kita alami tentu berbeda dengan perubahan yang teman-teman kita yang merantau ke Eropa.
Begitu juga dengan zaman yang merupakan faktor mempengaruhi seseorang untuk berubah. Seiring dengan berubahnya zaman maka kebutuhan sosial pun meningkat, teknologi yang semakin berkembang, dan budaya yang berubah. Dahulu hanya orang-orang menengah ke atas yang bisa memiliki handphone, tapi sekarang dari anak TK hingga kakek-kakek saling pamer gadget masing-masing. Dahulu tari topeng mungkin hanya dikenal di daerah Jawa Barat saja, dengan seiring berkembangnya zaman tarian tersebut sudah dikenal hingga mancanegara berkat adanya peran teknologi.
Apa saja hal-hal yang diperlukan untuk “berubah”? Hal utama yang harus sangat diperhatikan adalah keinginan yang kuat (willpower). Untuk melakukan segala sesuatu, nabi Muhammad saw telah mengajarkan pada umatnya untuk mendahului dengan niat. Apalagi untuk melakukan suatu perubahan menuju ke arah yang lebih baik, kita memerlukan suatu keinginan yang kuat dari diri kita sendiri. Kita harus memperkuat azzam untuk berubah.
Kemudian kita dapat meneladani seorang tokoh untuk menjadi pemicu perubahan kita. Kita sebagai umat muslim mempunyai uswah terbaik yaitu nabi Muhammad saw. Seperti dikisahkan, “Kami menemui Rasulullah saw bersama sejumlah perempuan untuk menjenguk beliau. Yang saat itu beliau sedang demam. Karena parahnya demam yang dirasakan beliau memerintahkan agar tempat air digantung di sebuah pohon. Lalu, beliau terlentang dibawah pohon tersebut. Hingga airnya menetes di kepala beliau” Aku berkata, “Wahai Rasulullah, andaikan saja engkau berdua kepada Allah tentu Dia akan menyembuhkan engkau” Nabi saw menjawab “Sesungguhnya orang yang paling berat ujiannya adalah para nabi. Kemudian orang-orang shalih setelah mereka. Lalu setelah mereka lagi” (HR Baihaqi, Ahmad, dan Thabrani dari sahabat Abu Ubaidah r.hu.)
Kita dapat meniru perilaku zuhud nabi saw untuk memotivasi kita menjadi pribadi yang lebih baik. Meskipun nabi saw  hanya dengan berdoa, mudah saja Allah akan menyembuhkan penyakit beliau, atau memenuhi segala kebutuhan beliau, tetapi nabi saw lebih memilih bersabar dan berikhtiar sebagaimana manusia pada umumnya. A good character learning bagi kita semua.
Langkah selanjutnya yang memudahkan kita untuk berubah lebih baik adalah bergaul dengan orang-orang sholih. Seperti yang telah kita bahas, lingkungan adalah faktor yang sangat mempengaruhi seseorang untuk mengalami perubahan. Aura positif dari orang-orang sholih memudahkan kita untuk berubah menjadi lebih baik. Allah swt menganugerahi kita dengan akal sehat yang dengannya kita dapat membedakan antara baik dan buruk. Dengan akal inilah kita akan menangkap aura positif dari komunitas orang-orang sholih tersebut kemudian secara tidak sadar kita akan memiliki keinginan untuk berubah.
Pengulangan (repeating) juga modal kita untuk melakukan perubahan. Setelah adanya keinginan yang kuat dari diri kita sendiri diikuti dengan bergabung dengan komunitas orang-orang sholih dan meneladani seorang tokoh maka akan membentuk suatu kebiasaan baik. Dimana kebiasaan baik ini perlu dilakukan secara istiqomah dan mudawwamah.
Apabila anda sudah memiliki semua modalnya, maka perubahan demi perubahan bakal terus terjadi. Dampak dari perubahan ini dapat dirasakan oleh siapapun yang berada disekitar kita baik langsung maupun tidak langsung. Yakni, sebuah perubahan yang membawa perwujudan “Nilai-Nilai Asasi Islam” di dalam hidup sehari-hari mulai bangun tidur hingga tidur kembali. Nilai-nilai asasi Islam tersebut adalah Meng-Allah-kan Allah, Me-manusia-kan manusia, Meng-alam-kan alam; Jujur, Ikhlas, Takwa, Sabar, dan Syukur.
Maka marilah kita berubah sedikit demi sedikit menuju ke arah yang lebih baik. Berbuat baik minimal untuk diri sendiri. Kehidupan dunia adalah kumpulan dari perubahan-perubahan pribadi. So, be a better human, be a human elyon. (kiki/ar)


Saturday, 21 September 2013

Dept. Pendidikan: Kajian, Bimbel & Talkhisan


“Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang beriman dan saling mengingatkan dalam kebenaran..." (QS. Al-Ashr : 1-3)

Waktu demi waktu terus berlalu, berbagai kesibukan silih berganti. Begitu juga dengan kepengurusan Senat Mahasiswa Fakultas Syariah Islamiyah (SEMA FSI) Univertas Al-Azhar, Kairo. Setelah setahun dinahkodai oleh Wahyu Firmansyah, kini kepengurusan SEMA FSI beralih ke Riki Warman Suhaib, yang telah dilantik pada Sabtu 7 September 2013 lalu. Untuk menunjang dan meningkatkan kualitas keilmuan serta prestasi mahasiswa/i Syariah Islamiah kedepan, Sabtu pekan lalu(14/9) Dewan Pengurus (DP) SEMA FSI telah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) di International Park, Nasr City. Seiring dengan itu, kami dari Depertemen Pendidikan yang di koordinatori oleh Sdr. Rahmatul Insan telah menyusun beberapa genda yang akan kami laksanakan pada termin 1 (satu) ini.

Diantara agenda-agenda tersebut adalah:

 Kajian Internal dan Eksternal, penyelenggaraan Bimbingan Belajar dan Talkhisan.

    a) Kajian Internal adalah kajian yang khusus diperuntukan bagi Dewan Pengurus dan peserta tetap yang akan dijaring melalui pendaftaran peserta Kajian SEMA FSI. Dalam kajian ini kita akan membahas tuntas Fiqh Syiah hingga ke akarnya. Masalah ini menjadi salah satu tema yang kami anggap penting untuk kita ketahui. karana maraknya penyebaran syiah ditanah air saat ini dan minimnya pengetahuan kita tentang masalah ini. Sebagai calon ulama yang nanti akan dijadikan rujukan oleh masyarakat , sangat penting bagi kita untuk menelusuri masalah ini, agar tidak terjadi kekeliruan dalam memberikan hukum dan pemahaman. Sedang Kajian Eksternal adalah kajian yang bersifat umum. kajian ini disajikan bagi para pecinta ilmu tanpa ada pungutan biaya dan merupakan kajian tematik. Nantinya, setiap tema yang disajikan akan disampaikan dan dikupas oleh mereka yang ahli dalam bidang tersebut.
               Pada termin ini ada tiga permasalahan yang akan dibahas. Pada pertemuan pertama, kita akan menelisik beberapa shalat yang aneh dan gharib ditelinga. Seperti shalat hifdzul iman, hifdzul quran, shalat hadiah dan shalat mutlaq. Kajian pertama rencananya pada rabu (27/9) di Wisma Nusantara jam 2 siang. Kajian kedua dan ketiga rencananya diselenggarakan tanggal 10 dan 24 Oktober. Dua masalah yang akan dibahas pada bulan oktober ini adalah: Politik Mesir pasca Mubarak hingga lengsernya Mursi dalam perspektif syiyasah syari’yah (telaah fiqh syiasah syari’yah). Dan Masalah terakhir yang akan dikupas tuntas pada termin ini adalah hak seorang gadis untuk memilih dan dipilih. Termasuk membahas batasan hak seorang perempuan untuk menentukan calon suaminya saat orang tua tidak sepakat serta hak orang tua untuk menentukan calon suami bagi putrinya, sedangkan sang anak tidak setuju dengan calon yang ditawarkan oleh orang tua tersebut. Satu masalah yang tidak kalah penting dan akan dikupas dalam kajian ini adalah batasan syarat yang boleh diajukan seorang istri pada calon suaminya. Bolehkah istri mensyaratkan larangan poligami bagi suaminya? Penasaran dengan masalah-masalah ini ? silahkan datang dan ajak teman-temanmu untuk hadir ke kajian ini.
                Dua program lain yang akan kami hadirkan untuk menunjang kesuksesan kita di bangku kuliah adalah bimbingan belajar dan talkhisan. Bimbingan belajar (bimbel) adalah program kerja senat yang sudah sangat familiar.

  b) Bimbingan belajar insya Allah akan kita mulai minggu pertama November, mengingat ujian termin 1 Universitas Al-Azhar akan diadakan pada minggu akhir Desember (berdasarkan kalender akademik Al-Azhar). Bimbing belajar ini diperuntukkan bagi tingkat satu dan dua, sedangkan tingkat tiga dan empat kita akan mengadakan bimbel bagi madah-madah yang dianggap perlu saja.
 
  c) Talkisan adalah satu program senat yang telah lama tidak berjalan. Dan pada tahun ini kami mencoba untuk kembali mengadakannya lagi. Takhisan ini bertujuan untuk membantu teman-teman dalam memahami muqarar dan memudahkan untuk menghafal. Talkhisan akan disebar pada akhir November tepatnya sebulan menjelang ujian.

Mudah-mudahan agenda-agenda ini dapat membantu kita semua untuk mencapai kesuksesan dalam studi di universitas Al-Azhar dan menambah keilmuan untuk kembali berkhidmah ditanah pertiwi.(dina/ar)

Monday, 16 September 2013

SEMA FSI Adakan Raker di Hadiqah Dauliyah
















Kairo(Al-Minhaj) - Untuk melahirkan seorang pemimpin yang berdedikasi tinggi, berpengetahuan luas serta cepat tanggap terhadap persoalan -persoalan yang timbul, tidaklah mudah. Karena mereka bukan sekedar dituntut memiliki kecerdasan serta kecakapan, namun juga mesti mempunyai jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab yang besar. Yang nantinya akan menjadi panutan serta pengayom bagi penduduk yang dipimpinnya.
Demikianlah juga usaha yang dilakukan oleh Dewan Pengurus SEMA FSI 2013/2014. Untuk membentuk organisasi yang kokoh diperlukan rencana yang matang agar terus konsisten dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Maka dari itu, DP SEMA FSI mengadakan Rapat Kerja (Raker) pada Sabtu (14/9) . Raker ini bertujuan untuk merancang program-program yang akan dilaksanakan DP SEMA FSI selama 1 (satu) periode kedepan.
Ada yang berbeda dari Raker perdana ini, yaitu dilaksanakan di luar ruangan tepatnya di Hadiqoh Dauliyah (International Park), Nasr City. Suasana yg sejuk dan merasa menyatu dengan alam memudahkan pikiran untuk merancang program-program kedepannya. Rapat kerja dimulai pada jam 13.00.dibuka langsung oleh ketua SEMA FSI dan dilanjutkan dengan lantunan ayat suci alquran oleh sdr. Andiki Syarif. Selanjutnya masing-masing anggota sema fsi memperkenalkan diri untuk memperat ukhuwah di antara para pengurus. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian instruksi oleh ketua SEMA FSI kepada masing-masing departemen untuk berkumpul dan merancang program-programnya beserta anggarannya selama satu periode. Kemudian masing-masing departemen melakukan rapat kecil membahas rencana selama satu periode kedepan.
Setelah berkumpul kurang lebih satu jam, semua kembali berkumpul untuk menyampaikan rencana tiap-tiap departemen kepada semua DP SEMA FSI. Dimulai oleh BPH yang disampaikan oleh ketua SEMA FSI, sdr Riki Warman. Kemudian dilanjutkan oleh Dept. Pendidikan yg di sampaikan oleh sdri Mukhlisa Dina. Selanjutnya giliran Dept. Kaderisasi oleh sdr Rahmat Nur dan dilanjutkan oleh Dept. Keputrian oleh sdri Amelia Sejati. Presentasi per departmen ini di akhiri oleh presentasi dari BO Al-Minhaj oleh sdr. Zaky Al Rasyid.
Setelah masing-masing departemen menyampaikan program-programnya,acara ditutup oleh sdr. Riki Warman. Acara ditutup dengan lomba meniup balon sampai meletus. Setelah itu, dilanjutkan dengan foto bersama dan sholat maghrib berjama'ah. (abid/ar)

Sunday, 15 September 2013

Era Baru, Senat Syariah Adakan Pelantikan dan Upgrading


ALMINHAJ (Kairo) – Bertepatan akan dimulainya kegiatan perkuliahan di Al-Azhar pada tanggal 21 September 2013, kegiatan Masisir mulai bergeliat lagi pasca tragedi penurunan Presiden Mursi beberapa waktu lalu. Pada hari Sabtu (7/9) ,Senat Mahasiswa Fakultas Syariah Islamiyah (SEMA FSI) mengadakan pelantikan dan upgrading bagi para Dewan Pengurus (DP) SEMA FSI 2013/2014. DP SEMA FSI periode 2013/2014 tersebut  dipilih oleh Dewan Formatur yang diketuai oleh Sdr. Wahyu Firmansyah. Dewan Formatur tersebut ditunjuk oleh Majelis Sidang Permusyawaratan Anggota Mahasiswa Fakultas Syariah Islamiyah pada Sabtu (21/7). Ditunjuk juga pada sidang tersebut ketua SEMA FSI periode 2013/2014, yaitu Sdr. Riki Warman.
Acara pelantikan DP SEMA FSI 2013/2014 dimulai jam 14.00 CLT bertempat di Konsuler KBRI Kairo, H-10, Nasr City. Selain dihadiri oleh para DP yang akan dilantik, dihadiri juga oleh para Dewan Konsultatif dan para pendahulu(senior) yang pernah berkiprah di SEMA FSI periode-periode sebelumnya. Dengan diawali lantunan ayat suci Al Quran, acara pelantikan dan upgrading DP SEMA FSI 2013/2014 dimulai. Sambutan yang pertama oleh Sdr. Riki Warman. Ketua SEMA FSI 2013/2014, kemudian dilnjutkan sambutan oleh Ustadz Hasbullah, Lc. Dipl. selaku Dewan Konsultatif. Selanjutnya sambutan yang ketiga oleh Sdr. Wahyu Firmansyah yang mewakili MPA, karena yang bersangkutan masih dalam perjalanan. Setelah sambutan-sambutan selesai, Sdr. Sholihin memimpin acara pelantikan DP SEMA FSI 2013/2014 yang dilanjutkan acara foto bersama.
Acara dilanjutkan dengan ramah-tamah perkenalan para Dewan Konsultatif dan senior-senior di SEMA FSI. Setelah itu Sdr. Sholihin , ketua SEMA FSI 2011/2012 memberikan beberapa arahan kerja masing-masing bidang di SEMA FSI. Mulai dari Ketua, Sekretaris , Bendahara, Pendidikan, Keputrian dan Badan Otonom Al-Minhaj. Untuk tahun ini, Bagian Kaderisasi lebih fokus untuk membantu bagian-bagian lain semisal bagian Pendidikan dan BO Al-Minhaj karena tahun ini tidak ada mahasiswa baru Universitas Al Azhar asal Indonesia. Setelah beberapa pemaparan, agenda dilanjutkan dengan rapat perbidang. Di rapat ini, setiap bidang  dipandu oleh senior yang berpengalaman dibidang tersebut dan diberikan arahan kerja kedepannya.Sebelum acara ditutup, diumumkan Rapat Kerja (Raker) SEMA FSI akan diadakan pada Sabtu (14/9). Setelah waktu menunjukkan pukul 16.00 CLT, acara pun ditutup. (ar/)

Berikut Susunan DP SEMA FSI 2013/2014:

Dewan Konsultatif: Hasbullah, Lc. Dipl.
                                      Wafyyah Ahdiyah, Lc.
                                      Durraotul Badi’ah, Lc. Dipl.
                                      Kholishotud Dzikriyah, Lc.
                                      Mughni Mursaha, Lc. Dipl.
                                      Bitoh Purnomo, Lc.

MPA: Muhammad Solihin, Lc.
            Miftahul Ulum, Lc.
            Rini Ariyanti, Lc
            Zidna Zuhuda
Dewan Pengurus
Ketua                          : Riki Warman
Wakil Ketua               : Subki Al-Faqih
Sekretaris                  : Muhammad Zidni Ilmi
Bendaraha                 : Dirga Indah Muharani
Dept. Pendidikan      : Rahmatul Insan
                                         Andiki Fadhilah
                                         Adnan As-Syahibi
                                         Adi Kuniawan
                                         Hielya Abdurrahman
                                         Intan Miftahurrahmi
                                         Iis
                                         Mukhlisa Dina Roski
Dept. Kaderisasi     : Rahmat Nur
                                         Ahmad Fahmi kamil
                                         Raaidun Zaky
                                         Sigit
                                         Abdul Jabbar
                                         Ainur Rumaisa
                                         Jehan Maya Zayani
Dept. Keputrian     : Amelia Sejati
                                         Afifah Utami
                                         Athik Dwiprastiwi
                                         Hida
                                         Indah Permata Sari
BO Al-Minhaj           : Zaky Al Rasyid
                                         Syafiqni Hananta
                                         Ahmad Hanani
                                         Ahmad Muabid
                                         Zakiah Rahmah
                                         Rabbani Rizki Fadila