Wednesday, 18 March 2015

Mari Mengenal Dosen Kita Lebih Jauh

Kairo (Al-Minhaj)- ”Orang hebat bisa melahirkan beberapa karya bermutu, tetapi seorang guru bermutu dapat melahirkan ribuan orang hebat”

Sepenggal kata-kata yang bisa kita ambil hikmahnya, guru adalah satu kata yang mempunyai jutaan definisi. Benar sekali apa yang digambarkan dalam bait sebuah lagu ketika kita anak-anak “Engkau sebagai pelita dalam kegelapan. Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan. Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa”

Pada tahun ini, diantara program 'gebrakan' Senat Mahasiswa Fakultas Syariah -qism- Islamiah (Sema FSI) adalah bekerja sama dengan RumahSyariah dalam usaha :
"Mengenalkan Para Dosen Al Azhar Fakultas Syariah"
Sebagai solusi atas satu diantara problematika mahasiswa, yaitu kurang mengenal nama para dosen yang mengajar.

Dosen 1
Beliau yang bersama kami ini adalah salah satu dosen pengajar Fikih Perbandingan di Universitas Al Azhar Fak.Syariah, DR. MUHAMMAD DUWAYDAR. Hafizhohullahta’ala
Beliau mengajar tingkat 3 putra setiap hari senin, jam kedua, mengajar setengah kedua dari kitab "Al-Jinayah 'ala Al-Nafswa Ma Dunaha fi Al-Fiqh Al-Islamiy" (hal. 203 sampai akhir kitab)
Materi apa yang beliau sampaikan?
Beliau menyampaikan materi tentang permasalahan Diyat dan berbagai hal yang berhubungan dengannya, menurut berbagai madzhab.
Contoh permasalahan : 
- Apakah diyat laki-laki sama dengan diyat perempuan? 
- Apakah sama antara diyat muslim dan non muslim?
- Apakah seseorang wajib membayar diyat saat misalnya memukul perut seorang wanita hamil dan mengakibatkan si janin keluar dari perut sang ibu? Bagimana jika keluar karena sang ibu dikagetkan? Apakah yang mengagetkannya wajib membayar diyat ? Berapa nilai diyat yang harus dibayar?


Jadi, istilah tak kenal maka tak saying itu marilah kita budayakan di lingkungan kita semua agar timbul dalam diri kita rasa memiliki satu sama lain. 

Saturday, 14 March 2015

Melatih Kekompakan, DP SEMA FSI Adakan Olahraga Bersama

Kairo(Alminhaj)- Tak terasa sudah sebulan, DP SEMA FSI dilantik. Semenjak awal bulan Februari 2015, para pengurus sudah menjalankan beberapa program kerja yang telah direncanakan. Untuk mengisi ulang dan merefresh kembali semangat pengurus, DP SEMA FSI mengadakan olahraga bersama  pada hari Selasa (10/4) bertempat di Nadi Sallab. Untuk olahraga bersama perdana ini para pengurus memilih cabang olahraga volley, karena selain mudah volley juga bisa dimainkan oleh laki-laki dan perempuan berbeda dengan futsal.

Olahraga bersama ini berjalan lancar dimulai pada jam 16.00 CLT, sebelum bermain para pengurus melakukan pemanasan seperti lari mengelilimgi lapangan dan meregangkan tubuh. Kemudian setelah pemanasan pengurus dibagi menjadi dua kelompok, yang masing-masing berisi 5 pemain inti dan 2 cadangan. Kelompok pertama di beri nama “SEMA” dan kelompok dua “FSI”. Pertandingan berjalan begitu sengit, di babak pertama berhasil dimenangkan oleh tim SEMA dan babak kedua dimenangkan oleh tim FSI, karena hasilnya seri, maka babak ketiga pun dimulai, di babak ini masing-masing kelompok sangat bekerja keras akan tetapi di mana ada pertandingan di situ pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Babak ketiga dimenangkan oleh tim SEMA.Pertandingan pun berakhir pada jam 18.00 CLT.

Setelah shalat maghrib, para pengurus kembali berkumpul untuk mengadakan evaluasi. Adapun pelajaran yang bisa diambil dari olahraga bersama ini, yaitu dalam sebuah tim perlunya kekompakan, begitu juga dalam sebuah organisasi kekompakan sangatlah dibutuhkan.

Sunday, 8 March 2015

Kajian Rutin DP SEMA FSI Kembali Dilaksanakan

Kairo (Alminhaj)-Kajian rutin yang diperuntukkan bagi  Dewan Pengurus Senat FSI periode 2014-2015 kembali dimulai pada hari jumat (6/3) ba’da ashar. Dihadiri kurang lebih 15 anggota senat, para anggota sibuk mengkaji lebih dalam kitab karangan Syeikh Ali Jumah yang berjudul “annaskh ‘inda ushuliyyin”  ini. Kelompok kajian pertama yang ditugaskan untuk mempresentasikan bab I, II, dan III adalah kelompok 1  yang terdii oleh Zuhal, Abid, Dhiyaul dan Hanani. Mereka mempresentasikan pengertian nask, rukun naskh, dan hikmah naskh. Kajian rutin ini dimoderatori oleh Agung Saputro.

           Setelah selesai mempresentasikan makalah yang telah dibuat kelompok satu, para anggota dipersilahkan menyanggah, menambahi, dan menanyakan apapun yang berkaitan dengan apa yang telah kelompok satu presentasikan. Kajian yang bertempat di wisma nusantara yang dikenal jauh serta udara yang lumayan dingin tidak mengurangi antusiasme dari para anggota senat.

          Adapun alasan menjadikan buku ”annaskh ‘inda usuhulyyin” sebagai kitab kajian adalah karena kitab ini membahas dengan sangat rinci satu bab yang ada dalam ilmu ushul fiqh yaitu tentang naskh menurut Agung Saputra sebagai penanggung jawab kajian ini.

        “Mengapa kita memilih buku ”annaskh ‘inda usuhulyyin”? Agar kita bisa menguasai secara khusus tentang naskh tetapi kalau kita membahas buku ushul fiqh secara umum seperti buku al wajiz yang di karang oleh Syeikh Abdul Kariem Zaydan hasil akhirnya kita akan mendapat pemahaman secara umum tentang ushul fiqh, karena di buku Al wajiz tidak terlalu fokus pada satu bab akan tetapi  ushul secara umum” papar Agung Saputro.


       Acara kajian rutin Dewan Pengurus Senat FSI 2014-2015 ini diakhiri dengan doa bersama. Insha Allah kajian rutin akan kembali diadakan setiap hari jumat.

Thursday, 5 March 2015

SEMA FSI kembali mengadakan PAKASI yang ke 9

          Kairo (Alminhaj)- Dewan Pengurus SEMA FSI 2014-2015 kembali mengadakan acara PAKASI IX (Paket Kader Syariah Islamiyah) pada hari Ahad (1/3) yang bertujuan untuk memberikan pelatihan seputar ilmu dasar fiqih dan ushul fiqh serta pelatihan keorganisasian dan kepemimpinan untuk mahasiswa syariah islamiyah khususnya tingkat satu.

          Pada hari pertama acara PAKASI IX diisi dengan seminar pendidikan yang bertempat di aula Griya KSW. Materi pertama yang membahas Fiqh diisi oleh Ust. Ahmad Budiman, Lc. beliau menerangkan pondasi dalam fiqh dan sejarah perkembangan ilmu fiqh, kemudian para peserta diberikan makalah seputar ilmu fiqh yang disusun oleh beliau sendiri. Materi kedua yang diisi oleh Ust. Imron Hasani, Lc. dengan tema Ushul Fiqh. beliau menjelaskan perkembangan ilmu ushul fiqh dan diskusi sederhana dengan para peserta yang antusias mengikuti jalannya seminar.


          Acara seminar pendidikan ditutup dengan makan bersama dan pembagian kelompok untuk acara hari kedua.

          Setelah mengadakan seminar pendidikan di hari pertama, acara PAKASI IX dilanjutkan dengan materi outdoor yang berlokasi di Hadiqoh Dauliyah pada hari Senin (2/3). Acara yang diisi dengan games menarik berisikan materi seputar fiqh serta melatih kekompakan dan kepemimpinan para peserta.

          Acara yang diwarnai dengan antusiasme para peserta ini ditutup dengan pemilihan peserta PAKASI terbaik dan pembagian sertifikat kepada masing-masing peserta.